Kendari, 6 Mei 2025 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Muhammadiyah Kendari bersama Direktorat Jenderal Perbendaharaan Republik Indonesia Kantor Wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara melaksanakan kegiatan Kuliah Umum Keuangan Negara, Diseminasi Kajian Fiskal Regional Tahun 2025, dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama yang bertempat di Aula Gedung E Universitas Muhammadiyah Kendari, pada Rabu, 6 Mei 2025.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara institusi pemerintah dan perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan literasi keuangan negara, penguatan kajian fiskal daerah, serta pengembangan kerja sama kelembagaan yang berkelanjutan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Wilayah DJPb Provinsi Sulawesi Tenggara, Dr. Iman Wishoyanto, S.E., M.Sc., MSE, yang sekaligus menjadi narasumber utama. Dari pihak Universitas Muhammadiyah Kendari, hadir Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Dr. Mustam, S.P., M.M., bersama unsur pimpinan, dosen, dan mahasiswa FEBI UM Kendari.
Dalam sambutannya, Dr. Iman Wishoyanto menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pelaksanaan kerja sama yang telah terbangun pada hari ini maupun untuk langkah-langkah kolaborasi pada masa mendatang. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kerja sama antara pemerintah dan kalangan akademisi.
Ia juga menjelaskan bahwa kolaborasi ini membuka ruang yang besar bagi pengembangan berbagai kegiatan bersama, termasuk program magang, penelitian, serta forum diskusi lainnya. Kanwil DJPb Sulawesi Tenggara, menurutnya, terbuka bagi mahasiswa dan dosen yang ingin melakukan penelitian maupun pengembangan diskusi akademik terkait isu fiskal dan kebijakan publik.
“Kami percaya bahwa pemerintah dan akademisi menjadi kunci untuk menghasilkan kebijakan yang baik dan berdampak nyata,” ujarnya.
Sementara itu, Dekan FEBI UM Kendari, Dr. Mustam, menyampaikan sambutan positif atas terjalinnya kerja sama tersebut. Ia menilai bahwa kegiatan diseminasi Kajian Fiskal Regional Tahun 2025 merupakan forum strategis dalam menjembatani ilmu pengetahuan, kebijakan publik, dan realitas empiris di daerah.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan ini mencerminkan praktik evidence-based policy yang sangat diperlukan dalam tata kelola fiskal modern. Dengan demikian, forum semacam ini tidak hanya memperkaya wawasan akademik, tetapi juga memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung perumusan kebijakan yang berbasis data dan kebutuhan riil masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan kerja sama antara Kanwil DJPb Sulawesi Tenggara dan FEBI Universitas Muhammadiyah Kendari semakin erat serta mampu melahirkan berbagai program kolaboratif yang bermanfaat bagi dunia pendidikan, penelitian, dan pembangunan daerah.
Tinggalkan Komentar