Fakultas Ekonomi dan Bisnis islam Universitas Muhammadiyah Kendari Bersama Bank Indonesia KPw Sulawesi Tenggara dan GOJEK menyelenggarakan sosialisasi QRIS dengan tema besar Akselerasi Transaksi Non Tunai melalui QRIS di Gedung E UMK (14/12/2019).
Hampir bisa dipastikan semua aktifitas ekonomi di Indonesia tidak lepas dari digitalisasi. Digitalisasi dan perkembangan inovasi telah masuk di berbagai sisi kehidupan manusia mulai dari aktifitas jual beli hingga kegiatan sosial lainnya. Hal tersebut dapat dilihat dari begitu maraknya sharing dan platform based yang dikembangkan mulai dengan transportasi, peritel, penyedia akomodasi hingga penyedia breaking news seperti twitter.
Indonesia adalah pasar besar dan potensial untuk menyerap arus digitalisasi. Hal ini didikung oleh jumlah penduduk yang cukup besar dan juga jumlah generasi milenial yang cukup dominan. Generasi Y di Indonesia tercatat ada 59.71 persen dari total populasi di indoneisa. Sementara generasi X sebesar 40.29 persen,” terang Dedy Prasetyo saat membawakan sosilisasi.
Selain itu akseptasi dan animo masyarakat terhadap layanan Fintech dan layanan E-Commerce relatif tinggi. Sejak awal tahun 2017 sampai dengan juni 2019 transaksi e-commerce tumbuh signifikan sebesar 137.1 persen’”sambungnya
Dia juga menambahkan pertumbuhan pasar teknologi finansial di Indonesia menunjukan tren yang meningkat. Terlihat dari nilai transaksi naik 1.78 persen, pemain Takfin juga per februari 2019 tumbuh 35 persen, dengan nilai transaksi 95.67 persen.
Arah kebijakan Bank Indonesia diarahkan pada upaya mendukung integrasi ekonomi keuangan digital. Respon kebijakan BI sendiri adalah: Pertama, Kebijakan Mendukung kegiatan ekonomi dan kedua kebijakan mendukung stabilitas system keuangan. Strategi yang diambil pun ada beberapa seperti Blue Print SPI 2025, Standarisasi QRIS, Perluasan Elektronisasi dan Onboarding UMKM.
QRIS diharapkan mampu mengefisienkan berbagai hal terutama pada system pembayaran. Kedepan system pembayaran yang menggunakan QR Code akan menggunakan satu jenis QR Code saja walaupun instrument pembayaran yang digunakan berbeda beda. QRIS didesain mendorong integrasi transaksi UMKM secara end to end.
QRIS itu sendiri juga memiliki manfaat diantaran bagi konsumen akan lebih fleksibel dalam memilih instrument pembayaran. Bagi rekan usaha juga, kehadira QRIS juga memberikan kemudahan dalam menerima pembayaran.
Saat ini GoPay menjadi salah satu contoh bagaimana system pembayaran elktronik digunakan.
Ditengah maraknya digitaliasi pada era 4.0, FEBI UMK baru saja membuka program studi baru yaitu Program Studi Bisnis Digital. Ditahun ajaran baru tahun 2020 diperkirakan akan langsung membuka penerimaan mahasiswa baru untuk angkatan pertama. Prodi ini diharapkan mampu memberikan manfaat terutama bagaimana menjadi pelaku usaha yang siap di era digital seperti sekarang.
Dekan Febi UMK Syamsul Anam sangat mengapresiasi kegiatan ini, sebab ini adalah cara yang baik untuk saling bahu membahu antara kampus, Pemerintah dan pelaku usaha dalam melakukan Edukasi digital, salah satunya mengedukasi mahasiswa dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.
Pada sosialiasi kali ini juga diterangkan bagaimana cara aman berinteraksi dengan QRIS.
Tinggalkan Komentar