FGD Manajemen Aset dan Kesejahteraan Warga

  • home -
  • FGD Manajemen Aset dan Kesejahteraan War...
research
  • 08 May
  • 2019

FGD Manajemen Aset dan Kesejahteraan Warga

Pendalaman Kurikulum Manajemen Aset Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis islam UMK telah dilaksanakan. Melalui Focus Group Discussion Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam atau FEBI membuat forum khusus guna memperdalam diskusi dan meningkatkan kualitas kurukulum serta persiapan menuju program studi baru FEBI yaitu Program Studi Manajemen Aset.

Dekan FEBI Syamsul Anam, mengatakan bahwa Konsentrasi manajemen asset ini kita persiapkan untuk menjadi satu program studi baru, sehingga diskusi dan penguatan tentang manajemen asset ini harus rutin dan terus dilaksanakan.

Hal ini diamini oleh Bapak  Ketut Suprapto, SE.,ME Kepala Seksi Pengelolaan Kekayaan Negara KPKNL Kendari yang hadir sebagai Narasumber pada FGD tersebut.

“ini peluang bagi UMK karena peluang karir bagi alumninya dan pasarnya juga besar, lihat saja ada berapa orang yang saat ini berprofesi sebagai penilai. Belum lagi kalau kita mau liat seberapa banyak asset yang ada dan harus dinilai,’’tuturnya.

FGD ini mengangkat tema “Manajemen Aset dan Kesejahteraan Warga”. Selain Pak Ketut, hadir pula Bapak Dadek Nandemar S.E., MIT., Ak. , CA, CFE. Dia adalah Kepala Sub Auditorat Sultra II BPK RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Tenggara dan Inand Irojasa, SP.,M.Si kepala bidang Aset BPKAD Kota Kendari dan diselenggarakan di Hotel Suite Corner Kendari (03/05/2019).

Dalam FGD ini Pak Dadek banyak mereview temuan-temuanya saat turun lapangan sebagai seorang pemeriksa.

“Kondisi didaerah sangat memprihatinkan. Ada banyak asset di daerah yang tidak sesuai peruntukannya. Belum lagi bila kita liat asset asset daerah yang rusak dan tidak dipelihara dan parahnya ada juga umurnya masih sangat muda,” Tuturnya

Manajemen Asset itu menjadi penting. Baik mereka yang mengadakan asset itu dalam hal ini pemerintah maupun masyarakat itu sendiri. Ini yang harus kita bangun pelan-pelan. Kesadaran kita untuk memlihara asset,’’sambungnya.

Persoalan mengenai Asset di daerah masih sangat banyak, bahkan dari awal sudah ada banyak masalah. Diantaranya saat tahapan perencanaan. Dimana proses penyusunan anggaran tidak berdasarkan rencana kebutuhan barang unit dan rencana kebutuhan pemeliharaan.

Hingga di tahapan pemusnahan masih ada banyak masalah. Diantaranya penghapusan asset tidak ditindaklanjuti dengan pemusnahan kedua pemusnahan tidak diikutsertakan dengan laporannya atau pelaporan pemusnahan itu tidak dibuat.

Dia menilai bahwa manajemen asset ini sangat penting karena didalmnya ada banyak maslah yang harus diselesaikan apalagi ini menyangkut kesejahteraan warga,” tutur Dadek.

Hal serupa disuarakan oleh bapak Inand saat membawakan materi. Khusus kota kendari, persoalan asset ini sangat kompleks. Bahkan jabatan ini dihindari oleh orang di instansinya sebab, tugasnya tidak selesai hanya pada saat barang itu sdah ada, tapi masih terus berlanjut, mulai dari pemanfaatnya pemeliharaannya, penghapusannya hingga di tahapan pemusnahannya.

Apalagi ketika dihadapkan dengan sumber daya manusianya atau kualitas SDM. Kelemahan disisi ini masih sangat jelas terlihat,’’ kata Inand.

FGD ini merupakan bentuk keseriusan FEBI untuk mengembangkan institusi, hadirnya program studi ini akan mendapat banyak manfaat baik bagi Universitas Muhammadiyah Kendari maupun bagi daerah dan Masyarakat Sulawesi Tenggara secara khusus.