Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Muhammasiyah Kendari (UMK) menggelar 1st International Conference on Economics, social, management and business dengan tema Halal Industry: Opportunities and Challenges di kendari (03/11/2018). Hadir sebagai speakers Professor Ferry Jie, Ph.D dari School of Business and Law Edith Cowan University, Mestern Australia. Beliau membahas Supply Chain Management for small medium enterprise in the disruption era. Dr. Anwar Abbas, MA yang merupakan sekretaris jendral Majelis Ulama Indoneisa, membahas Halal Industry in Indonesia: Opportunities and Challenges. Ir. Nadratuzzaman, Ph.D merupakan lecturer of state islmaic University dengan tema yang sama yaitu Halal Industry in Indonesia: Opportunities and Challenges serta Prof. Datin Sri Dr. Suhaiza Hanim Binti Dato Mohammad Zailani dari Malaysia sebagai Keynote Speakers.
Konferensi international ini dibuka secaara resmi oleh Prof. Dr. Lincolin Arsyad, M.Sc di Hotel Zahra Kota Kendari pukul 09.00 WIB. Selain Civitas Akademika UMK, konferensi ini juga dihadiri oleh beberpa dosen dari UHO, Stie 66 dan STAIN. Selain itu hadir pula lembaga keuangan/perbankan, OJK serta BI sebagai undangan.
Ketua program studi manajemen bapak La Ode Alimusa dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta, tamu undangan yang hadir untuk bersama sama membesarkan industri halal di Indoneisa khususnya di Sulawesi Tenggara.
Ucapan terima kasih kami kepada pihak Bank Indoneisa (BI) dan Griya Racana Group, Bank Mandiri Syariah, PT Antam yang telah mendukung kegiatan ini, terima kasih telah menjadi bagian dari upaya kami untuk menbarkan semangat tumbuh bersama membesarkan industri halal,” Tuturnya.
Di sesi yang berbeda rektor universitas Muhammadiyah Kendari menyampaikan apresiasinya kepada Pihak Fakultas, panitia dan penanggungjawab kegiatan atas terselnggaranya kegiatan ini.
Saya sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada panitia dan penanggungjawab kegiatan ini, karena kegiatan semacam ini jarang dilakukan oleh lembaga lain di Sulawesi Tenggara,” Ucap rektor dalam sambutannya.
Topik pada konferensi ini tentulah sangat aktual. Mengingat indoneisa adalah negara yang memiliki penduduk muslim terbesar didunia. Sehingga keberadaan produk halal dipasar menjadi hal yang sangat penting dan utama,”sambungnya.
Tahun 2015 kegiatan ekonomi islam tercatat sebesar 3.9 triliun dolar AS, dengan kontribusi sektor keuangan sebesar 2 triliun dolar AS dan sisanya oleh sektor makanan dan life style. Berdasarkan laporan Global Islamic Economi tercatat aktivitas ekonomi islam tersebut mencapai 5.5 triliun dolar AS. Malaysia tercatat sebagai negara teratas dalam kontribusinya dalam aktivitas ekonomi islmanya melalui sektor industri keuangan dan ekosistem makanan halal.
Perkembangan industry halal masih sangan potensial, di indoneisa sendiri dengan potensi penduduknya yang merupakan mayoritas muslim, dimana menduduki peringkat 11 dalam indeks GIE tahun 2015 dengan perjalanan halal sebagai pendorong utama, industri keuangan di indonesia merupakan pasar yang cukup besar mengingat industri keuangan syariah mengalami perkembangan yang pesat dimana saat ini telah mencapai 429 triliun rupiah.
Selain industri keuangnan halal, dapat dilihat pula berkembangnya pariwisata dan rekreasi halal, kosmetik dan farmasi halal, Makanan Halal yang menjadi motor perkembangan Halal industry di seluruh dunia.
Data dari bank indoneisa mengatakan bahwa ekonomi syariah telah menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru, beberapa negara yang telah memaksimalkan potensi itu antara lain, malaysia, Uni emirat Arab, Arab saudi, Tiongkok dengan ekspor baju muslim tertinggi ke timur tengah, London dengan Pusat keuangan syariah di Barat dan banyak negara lainnya seperti autralia dan korea.
Berangkat dari portensi ini, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam menyelenggarakan Konferensi international ini dengan harapan mampu memberikan perspektif yang luas dan mendalam tentang industri halal dan ekosistemnya, mempromosikan publikasi dan deseminasi industri halal di tingkat lokal maupun international, mendorong penelitian dan pengembangan di sektor industry halal oleh universitas dan lembaga penelitian lokal dan nasional, media pertukaran informasi dan praktik yang baik tentang berbagai isu dan topik dibindang ekonomi, sosial, manajemen dan bisnis serta memperkuat wacana dan tradisi ilmiah di perguruan tinggi.
Usai penyampaian materi oleh speakers, konferensi ini dilanjutkan dengan penyampaian Call For Paper.
Tinggalkan Komentar