Kendari, 23 Agustus 2025 – Tim dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Muhammadiyah Kendari yang diketuai Dr. Indri Hapsari, SE., M.Si., CMA melaksanakan sosialisasi dan pelatihan pemanfaatan limbah tempurung kelapa menjadi briket arang di Desa Palingi Barat, Kecamatan Wawonii Utara.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat berbasis ekonomi sirkular untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya lokal. Desa Palingi Barat memiliki potensi kelapa melimpah, namun tempurungnya selama ini belum dimanfaatkan optimal. Melalui pelatihan ini, warga diperkenalkan konsep ekonomi sirkular sekaligus diajarkan tahapan dasar pengolahan tempurung kelapa menjadi briket arang bernilai ekonomis sebagai alternatif bahan bakar yang lebih ramah lingkungan.
Kegiatan menghasilkan peningkatan pemahaman warga tentang konsep ekonomi sirkular dan penerapannya pada limbah tempurung kelapa. Peserta mampu mengikuti proses dasar pembuatan briket dan menunjukkan motivasi kuat untuk menjadikannya peluang usaha rumah tangga maupun usaha kelompok. Kesadaran akan nilai tambah limbah pun tumbuh seiring pemahaman bahwa material yang sebelumnya dianggap sampah dapat diolah menjadi produk bernilai jual.
Ke depan, pelatihan ini diharapkan mendorong terbentuknya kelompok usaha kecil pengolahan briket, diversifikasi pendapatan keluarga, serta menjadikan Desa Palingi Barat contoh pengelolaan sumber daya lokal berkelanjutan di tingkat kecamatan.
Kegiatan berjalan lancar dengan partisipasi masyarakat yang antusias, menegaskan relevansi program terhadap kebutuhan ekonomi lokal. Jika diperlukan, rencana tindak lanjut seperti pendampingan produksi dan akses pasar akan memperkuat keberlanjutan inisiatif ini.
Tinggalkan Komentar