Big Data: Kampus Bisa Apa?

  • home -
  • Big Data: Kampus Bisa Apa?...
research
  • 12 Mar
  • 2020

Big Data: Kampus Bisa Apa?

Setelah melaksanakan Diskusi bertajuk Creative Hubs: Kampus Bisa Apa? (11/03/2020), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) kembali menggelar Diskusi kedua dengan mengangkat tema BIG DATA: Kampus Bisa Apa? Di gedung Baru UMk Lt 1 (12/3/2020).

Kegiatan ini secara khusus diangkat oleh FEBI UMK melihat masifnya pemanfaat BIG data di dunia digital. Diwaktu bersamaan, FEBI UMK baru saja membuka program studi baru Bisnis Digital pada tahun ini. Diskusi ini diharapkan mampu memberi pemahaman dan persprerktif baru mengenai dunia digital.

Pada sesi ini, hadir Bapak Islaminur Pempasa direktur IDEOLOGCOM.id sebagai narasumber. Dia membuka diskusinya dengan memberikuan ilustrasi bagaimana   Kaum GEEK berevolusi, berteman dengan teknologi, membangun interaksi social sendirinya dengan membuat dunianya melalui teknologi dan itu kemudian disebut Digital.

Big Data itu sendiri adalah istilah yang menggambarkan volume data yang besar baik itu data yang terstruktur maupun tidak terstruktur.

Big data sudah banyak digunakan di kalangan bisnis,” kata Islaminur

Big Data menjadi penting karena kita tidak hanya melihat seberapa besar jumlah data itu tapi yang paling penting adalah memanfaatkan data itu untuk kegiatan atau bisnis kita. Itulah kemudian disebut pengelolaan bisnis secara digital,”tuturnya.

Contoh, disetiap aktivitas kita di media social, kegiatan kita  bertransaksi, misalnya memesan makanan, bayar tiket melalui online dan lainya, informasi itu akan menjadi data bagi mereka yang menerimanya. Jadi tidak heran bila kita membuka internet atau aplikasi, secara otomatis dia menawarkan apapun yang biasa kita minta atau sering kita buka sebelumnya. Itu contoh sederhana big data. Secara tidak sadar kita memberikan informasi kepadanya dan kemudian dia mengolahnya menjadi bisnis dan menguntungkan bagi dia. Pertanyaanya kita bisa apa? Apa kita bisa memanfaatkan data dan informasi yang kita miliki untuk membuat pasar bagi kita sendiri,”terangnya.

Proses Digitalisasi itu adalah proses dimana pesan itu kemudian kita transfer menjadi data 010101. Semua data kita ubah menjadi 010101 sehinggga tersimpan dalam satu ruang dan kemudian bila dibutuhkan ibarat kerucut akan keluar apa yang kita butuhnya secara spesifik.

Dia juga menyoroti banyaknya media atau website yang saat ini masih ada di level 1. Web hanya sedagai media informasi. Belum masuk ke level komunikasi hingga transaksi.

Harusnya website atau media online yang dikembangkan oleh universitas atau kampus itu bisa lebih hebat. Minimal dia bisa komunikasi umpan  balik. Misalnya mahasiswa bisa bertanya melalui medsos atau website resmi perihal masuk atau tidaknya dosen atau hal lain yang berhubungan dengan kegiatan akademik. Apalagi bisa sampai transaksi,” ucapnya.

Kampus Bisa Apa dengan BIG Data?. Kampus memiliki sumber daya yang besar. Dia bisa melakukan Riset Audience. Yang paling sederhana Kampus bisa memanfaatkan data yang dimilikinya untuk meningkatkan jumlah mahasiswa misalnya. Tinggal diliat posisinya dimana dan maunya apa dan memanfaatkan pengetahuan dan Jejaring. Atau bahkan untuk bisnis.

Dikampus ada banyak jurnal dan temuan baru yang dihasilkan melalui penelitian. Tapi bisa cek berapa banyak hasil penelitian itu kemudian masuk pada tahapan implementasi yang kebutuhan dan mampu menyelesaikan maslah di masyarakat. Jurnal harusnya dibuat lebih bermanfaat.