One Day Counseling: Ajang Curhat tentang Skripsi

  • home -
  • One Day Counseling: Ajang Curhat tentang...
research
  • 26 Mar
  • 2019

One Day Counseling: Ajang Curhat tentang Skripsi

Skripsi merupakan salah satu syarat wajib yang harus dikerjakan oleh setiap mahasiswa untuk meraih gelar Sarjana. Mereka yang memasuki tahapan penulisan karya ilmiah atau skripsi adalah mereka yang telah meluluskan minimum jumlah mata kuliah yang telah ditetapkan oleh program studi.

Dalam beberapa kasus, kendati mahasiswa telah meluluskan mata kuliah wajib ataupun pilihan dan memasuki masa penulisan karya ilmiah, tidak sedikit dari mereka belum siap atau belum mampu menulis atau menyusun karya ilmiah secara mandiri. Akhirnya jalan pintas menjadi solusi yang biasa ditempuh oleh mahasiswa. Padahal langkah ini merupakan kesalahan besar dalam dunia akademik.

“Pabrik Skripsi adalah kejahatan terbesar dalam dunia akademik.

Hal ini disampaikan oleh dekan fakultas ekonomi dan bisnis islam universitas muhammadiyah kendari dalam acara one day counseling.

Prihatin terhadap maraknya pembuatan skripsi dilingkungan Universitas Muhammadiyah Kendari, fakultas ekonomi dan bisnis islam mencoba memerangi aktifitas itu dengan menggelar one day counseling (23/03/2019) dengan menghadirkan seorang konsoler dan penulis buku guna memberikan motivasi, baik dalam belajar maupun dalam hal pembuatan skripsi.

One Day Counseling yang dihelat oleh FEBI UMK mengangkat tema “Ajang Curhat tentang Skripsi” dan berlangsung di Gedung Islamic Centre UMK dengan peserta mahasiswa semester akhir.

One day counseling ini merupakan salah satu ajang untuk mengkaji persoalan utama yang dihadapi mahasiswa dalam meneliti untuk menyusun skripsi. Selain itu diharapkan kegiatan ini mampu mengidentifikasi dan membentuk skema penyelesaian masalah skripsi di mahasiswa serta menghapus anggapan skripsi merupakan Horor bagi mehasiswa.

Dalam kagiatan ini, mahasiswa Program Studi Manajemen FEBI UMK diberi ruang untuk mencurhatkan persoalan yang dihadapinya dalam menyusun skripsi secara berkelompok dihadapan dosen Penasihat Akademik, sehingga baik penulis maupun pembimbing pada akhirnya memiliki pola yang baik dalam proses penyelesaian skripsi setiap mahasiswa.

Diharapkan kegiatan ini mampu membangun kepercayaan diri mahasiswa untuk mandiri menghasilkan karya ilmiahnya, menulis skripsi dengan riang gembira, termotivasi untuk belajar menulis sehingga aktivitas pabrik skripsi di Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya dilingkup FEBI perlahan dapat dihentikan.

Kita mencoba menyelesaikan masalah ini secara beradap’ tutur dekan dalam mengisi acara ini. Red-yus