Pendidikan berbasis IT menjadi keharusan di zaman sekarang ini. Perkembangan teknologi, kemajuan ilmu pengetahuan dan tingkat kesibukan manusia juga meningkat. di sisi lain pendidikan formal adalah bagian yang tidak bisa di abaikan.
Dalam kondisi ini kampus, universitas dan lembaga penyelenggara pendidikan harus berbenah, meningkatkan kualitas pelayanan dan mengarahkan model pendidikan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat perlu diupayakan salah satunya model pendidikan berbasis IT.
Beberapa kampus di Indonesia telah mewujudkan itu, sebut saja Universitas Gajah Mada, UI, ITP dan beberapa kampus baru lainnya. Di Indonesia timur ada UNM yang juga telah menerapkan pendidikan berbasis IT ini. Universitas Muhammadiyah Kendari kini berbenah dan mempersiapkan itu. Ha ini seperti yang di ungkapkan oleh ketua Badan Pembina Harian saat memberikan sambutan dalam acara Yudisium Sarjana Ke XV tahun 2017 Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMK yang di selenggarakan di Gedung Islamic Centre UMK 23 Februari 2017.
“Kedepan kita akan merancang model pengelolaan pendidikan berbasis IT,’’ Ucap ketua BPH (sainuddin, SP) dalam sambutannya di acara yudisium sarjana XV FEBI UMK.
Pengelolaan pendidikan yang berbasis IT itu dimaksudkan memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh mahasiswa dan mahasiswi yang menimba ilmu di UMK.
Mereka yang memiliki kesibukan atau dosennya yang berhalangan hadir, kita akan menyiapkan ruang khusus bagi kelas yang akan melakukan kuliah namun tidak secara langsung bertatap muka dalam satu ruangan. Ruang itu akan di fasilitasi dengan kamera/monitor yang sejenisnya dan bisa langsung dosen memberikan kuliah tanpa harus berada di dalam kelas namun mahasiswa tetap bisa menerima materi dan kuliah berjalan dengan normal.
Sainuddin juga menambahkan bahwa mau tidak mau kita harus berisap. Kampus dan semua anak didik harus bersiap. Kita mempersiapkan diri menuju masa kompetisi. (yus)
Tinggalkan Komentar